Penganugerahan Doktor Kehormatan ir. Arifin Panigoro

Oleh :
27 January 2010 | 10:19

Bandung, 23 Januari 2010, Tim Promotor yang diketuai oleh Prof  Dr. Ir. Djoko Santoso, memberikan penganugerahaan Doktor Kehormatan yang merupakan penghargaan sangat tinggi yang diberikan ITB kepada warga masyarakat sebagai wujud pengakuan dan sekaligus merefleksikan nilai-nilai yang hidup di tengah-tengah komunitas akademik ITB kepada  Ir. Arifin Panigoro yang telah dikenal secara luas dan global, khusunya dalam dunia perminyakan. Ir. Panigoro merupakan orang ke tujuh yang diberikan penganugerahan Doktor kehormatan oleh ITB.

Penghargaan yang di berikan kepada Ir. Arifin Panigoro didasari oleh banyaknya jasa yang dilakukannya untuk membangun bangsa Indonesia di berbagai sektor. Ir. Arifin Panigoro merupakan seseorang yang mempelopori pengembangan industri minyak dan gas (migas) di Indonesia diantaranya melalui pengembangan usaha jasa konstruksi pipa migas melalui perusahaan PT Citra Panji Manunggal dan menjadi perusahaan konstruksi pipa terkemuka. Di luar kesibukannya sebagai pelaku industry migas, Ir Arifin Panigoro sangat bersemangat menyuarakan perlunya membangun sektor pangan dan energi sebagai wujud kedaulatan bangsa. Di bidang energi, Ir. Arifin Panigoro mempelopori pengembangan sumber daya energi terbarukan dengan pengembangan industri ethanol, tenaga listrik panas bumi hingga biomassa, sementara di bidang industry pangan dengan gencar beliau menyuarakan pengembangan padi SRI organik yang ramah lingkungan dan pengembangan konsep pangan, energi dan pendidikan secara terintegerasi. Selain itu, Ir Arifin Panigoro memiliki rentanga perhatian yang luas dan komitmen yang sangat tinggi di bidang pertumbuhan semangat kewirausahaan (entrepreneurship) melalui kiprahnya yang gigih membangun berbagai perusahaan ventura untuk memberikan bantuan permodalan kepada sektor usaha kecil dan menengah di berbagai provinsi di Indonesia yang notabene pada umumnya bersifat non-bankable (tidak layak mendapatkan layanan kredit). Begitupun dalam dunia profesi dan pendidikan sehingga pada masa jabatannya sebagai ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) pada periode 1996-2001 membawa perubahan besar dalam organisasi PII diantaranya sertifikasi insinyur professional dan operasi kemanusiaan di daerah bencana. Begitupun perannya dalam menegakkan Good Corporate Covernance (GCG) tidak hanya untuk perusahaan berkembang tetapi untuk perusahaan yang sedang mengalami krisis.

Pada kesempatan tersebut, Ir Arifin PAnigoro juga menyampaikan pidato ilmiahnya yang bertema “KUASAI TEKNOLOGI, BANGUN EKONOMI, TEGAKKAN MARTABAT BANGSA”

Berikut adalah cuplikan dari pidato ilmiah beliau:

Prinsip-prinsip berbisnis yang baik tidak hanya menjamin kesinambungan usaha sebuah perusahaan. Tapi juga dapat meningkatkan peluangnya dalam memberikan kontribusi terbaik bagi Negara dan Bangsanya.

Era pengetahuan dan Inovasi mendorong lahirnya ekonomi  baru yang mebutuhkan lebih banyak para teknopreneur. Mereka ini adalah kelompok masyarakat inovatif yang menciptakan dan mengembangkan usaha dengan bertumpu pada kekuatan pengetahuan dan teknologi.

Saat ini ada tiga masalah besar yang dihadapi Indonesia dan juga oleh dunia yaitu masalah energy, pangan dan lingkungan hidup. Para teknopreneur Indonesia dapat melihat masalah ini sebagai tantangan dan mengubahnya menjadi peluang untuk berkembang dan berkontribusi.

Dalam memunculkan potensi inovatif masyarakat Indonesia diperlukan adanya kerjasama antara perguruan tinggi, pemerintah, pelaku swasta dan organisasi kemasyarakatan. Kerjasama ini diarahkan untuk melakukan perubahan dan perbaikan secara bersamaan.