Oleh :Samjah
.jpg)
Kegiatan Acara Reuni Angkatan 73 ITB yang lebih di kenal dengan FORTUGA, tepat pukul 9.00 WIB hari Sabtu tanggal 18 Oktober 2008 dimulai dengan kegiatan Donor Darah yang bertempat di Aula Barat ITB, Pendonor yang hadir antara lain dari PP IA-ITB Bakti S. Luddin (TI) yang kebetulan Angkatan 73 ITB dan tak ketinggalan Tokoh Aktifis 78 Rizal Ramli beserta Istri, dan bersama Alumni lainnya yang hadir jumlah sekitar 50 orang pendonor.
Acara berikutnya di sekitar Campus Center ITB panggung terbuka di mulai dengan sambutan Ketua Fortuga sekaligus Ketua Panitia yang biasa para Alumni memanggil Muli alias Kelana Budi Mulya (FT) salah satu pernyataannya yaitu Angkatan 73 akan membantu untuk pembangunan di Jl. Ganesha diubah kondisinya untuk tidak digunakan lagi oleh kendaraan Roda 2 dan 4 dimana akan digunakan untuk umum bagi pejalan kaki, dalam hal ini akan di buat kondisi agar lebih indah dari segi seninya, pernyataan lainnya di lihat kondisi ITB sekarang sudah banyak perubahan yang sangat berarti.
"Untuk tenaga dosen saja ada 38 orang alumni dan 4 diantaranya adalah wanita yang merupakan angkatan 73", paparnya.
Sambutan berikutnya Rektor ITB Djoko Santoso (GL) yang kebetulan juga merupakan alumni senior 73 yaitu Angkatan 72 mengucapkan selamat datang kepada para alumni 73 yang telah hadir di kampus ini. Menurutnya, angkatan 73 merupakan alumni telah banyak yang berhasil dalam karirnya. Sementara itu di lingkungan ITB para dosen angkatan 73 banyak berkontribusi dalam operasional maupun konsep ITB hingga sekarang telah berjalan dengan baik. Rektor ITB juga menegaskan agar hubungan Alumni dengan Almamater hendaknya dapat terus berjalan dengan baik.

Selanjutnya di panggung Hiburan tampil Musik Hari Roesli, Unit Kebudayaan Minang "Tari Piriang" Paduan Suara Mahasiswa (PSM), Maha Gotra Ganesha, Capoera ITB, dan "Janger" dengan tari Bali oleh MGG, juga para Menteri yang hadir Djusman SD (MS) dan Kusmayanto Kadiman (FT) turut menyatu dengan Alumni lainnya.
.jpg)
Setelah itu dilanjutkan dengan acara temu dan bincang-bincang alumni '73 di jurusan masing-masing Dalam Kegiatan ini hendaknya para Alumni dapat mempererat kembali hubungan masing-masing dan dapat berkontribusi ke Kampus ITB khususnya.
Untuk acara malam Minggu dilanjutkan di Galeri Nu Art Nyoman Nuarta yang berlokasi di Perumahan Setra Central. Sekitar Pukul 19.00 WIB di Awali dengan tampilnya Yeni salah satu Alumni 73 untuk bernyanyi.Setelah itu dinyanyikan lagu Gaudeamus Igitur secara bersama yang dpimpin oleh Handoyo, selanjutnya acara pemutaran video tentang para Alumni ITB 73 yang telah wafat seperti almarhum Meilono Soewondo (TM). Selanjutnya pemutaran Video yang kedua menampilkan wajah kampus ITB tempo doeloe, mulai masuknya mahasiswa ITB angkatan 1973 hingga kiprahnya setelah menjadi alumni sampai saat ini.
Setelah itu acara Hiburan Group Band Junior 73 antara lain personil dari personil Alumni 73, berikutnya Band Alumni 73 tampil dengan Penyanyi Max Pohan dengan lagu-lagu Jadul-nya yang sangat memukau para hadirin.
Temu alumni 73 kemudian dilanjutkan di hari kedua, Minggu tanggal 19 Oktober 2008 di Galeri Nu Art Nyoman Nuarta, dengan kehadiran alumni yang cukup banyak karena masing-masing Alumni ITB 73 mengajak keluarga. Suami istri dan anak tumpah ruah di acara tersebut dari pagi sampai siang untuk mengikuti bermacam-macam lomba yang diadakan. Tentunya juga di iringi Band Junior 73 dan Band Alumni 73.

Turut hadir juga dalam acara ini Ketua Umum PP IA-ITB Hatta Rajasa beserta Istri. Pada hari itu, kebetulan Ibu Oke (istri Hatta Rajasa) berulang tahun, untuk itu semua Alumni ITB yang bertepatan sama ulang tahunnya bersama-sama menuju ke atas pangung, lalu menyanyikan lagu "Selamat Panjang Umur" secara bersama-sama, dilanjutkan lomba-lomba yang telah disiapkan oleh panitia yang kebetulan dari Alumni muda bernama Dream of Indonesia Event Organizer. [liputan: samjah]











